airen’s blog

Apa aja Boleh

abstrak

ABSTRAK

Laporan Praktik Kerja Lapangan ini berjudul “Penanganan Surat Masuk

dan Surat Keluar Dengan Menggunakan Sistem TLSKOn lin e (Tatalaksana

Surat dan Kearsipan)”. Praktik Kerja Lapangan dilaksanakan dari 8 Februari

2010 sampai dengan 29 April 2010 di Bagian SDM dan Administrasi (Sub. Bid. Administrasi & Fasilitas) di PT PLN (Persero) P3B Jawa Bali Region Jawa Barat yang beralamatkan di Jalan Moch. Toha Km. 4 Komplek PLN GI. Cigereleng, Bandung. Ruang lingkup kegiatan yang berada di Bagian SDM dan Administrasi (Sub. Bid. Administrasi & Fasilitas) khususnya Kesekretariatan adalah proses pengelolaan Surat (Surat Masuk dan Surat Keluar) baik pengelolaan secara manual maupun secara elektronik (TLSKOnline) hingga proses pengarsipan, penangan telepon dan fax.

PT PLN (Persero) P3B Jawa Bali Region Jawa Barat dalam proses

pengelolaan Surat (Surat Masuk dan Surat Keluar) menggunakan Sistem TLSK

Online (Tatalaksana Surat dan Kearsipan). Sistem TLSK Online ini sangat

membantu pegawai dalam proses pengagendaan surat yang masuk dengan jumlah yang banyak serta dalam proses penomoran surat yang otomatis sehingga tidak akan ada nomor Agenda Surat yang sama. Tetapi timbul permasalahan ketika Sistem TLSKOnline tidak sempurna karenaoutput berupa Formulir Pengendalian Surat Masuk tidak bisa dicetak secara otomatis sehingga masih menggunakan Microsoft Office Excel dengan disain yang disesuaikan dan juga masih ada beberapa kekurangan dalam proses penyimpanan dan pencarian arsip. Untuk memperbaiki kekurangan dalam proses penyimpanan dan pencarian arsip adalah dengan memberi Kode Masalah pada setiap map danOdner serta penyusunan letak yang disusun secara sistematis sesuai dengan kode masalah, hal tersebut akan membuat proses penyimpanan dan pencarian arsip lebih efektif dan efisien

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur Penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan hidayah-Nya, sehingga Penulis dapat menyelesaikan Laporan Praktik Kerja Lapangan ini dengan judul “PENANGANAN SURAT MASUK DAN

SURAT KELUAR DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM TLSKON LI N E

(TATALAKSANA SURAT DAN KEARSIPAN)” pada Bagian SDM dan

Administrasi (Sub. Bid. Administrasi & Fasilitas) di PT PLN (Persero) P3B Jawa

Bali Region Jawa Barat tepat pada waktunya.

Laporan Praktik Kerja Lapangan ini disusun untuk meluluskan matakuliah Praktik Kerja Lapangan pada Program Studi Administrasi Bisnis, Jurusan Administrasi Niaga di Politeknik Negeri Bandung.

Akhir kata penulis menyadari bahwa dalam Laporan Praktik Kerja Lapangan ini masih terdapat kekurangan dan jauh dari sempurna, hal ini disebabkan karena keterbatasan, pengalaman serta pengetahuan penulis. Untuk itu saran dan kritik yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan demi kesempurnaan Laporan Praktik Kerja Lapangan ini di kemudian hari. Penulis berharap semoga Laporan Praktik Kerja Lapangan ini bermanfaat bagi penulis pada khususnya dan pihak lain yang membacanya pada umumnya.

Bandung, Mei 2010

Penulis

 

UCAPAN TERIMA KASIH

Laporan Praktik Kerja Lapangan ini tidak dapat diselesaikan tanpa bantuan dari berbagai pihak yang telah terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam membantu penyelesaian penulisan laporan ini. Untuk itu, dalam kesempatan ini penulis bermaksud untuk menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada:

1.

Drs. Deddy Sobarna Sutaji, M. Si, selaku Ketua Jurusan Administrasi

Niaga.

2.

Nono Wibisono, SE., M. Sc, selaku Sekretaris Jurusan Administrasi

Niaga.

3.

Dra. Sholihati Amalia, S.Sos, M.Pd, selaku Kepala Program Studi

Administrasi Bisnis.

4.

Dra. Tintin Suhaeni, S. Sos, M. Si, selaku Dosen Pembimbing Praktik Kerja Lapangan yang telah berkenan mengorbankan waktu, tenaga, pikiran serta nasehat dengan segala kesabarannya dalam membimbing dan juga pengarahan yang sangat berharga hingga selesainya Laporan Praktik Kerja Lapangan ini.

5.

Bapak H. Dedy Sudradjat, selaku Pembimbing Lapangan yang telah berkenan membimbing penulis dalam melakukan kegiatan praktik kerja lapangan selama kurang lebih 3 bulan.

6.

Bpk. Zaenudin, Bpk. Bandi, Ibu Verra dan Bpk Abo yang telah banyak memberikan penjelasan dan arahan dalam mengerjakan Tugas-tugas selama Praktik Kerja Lapangan di Bagian Kesekretariatan serta seluruh pegawai yang bekerja di Bagian SDM dan Administrasi di PT PLN (Persero) P3B Jawa Bali Region Jawa Barat yang tidak dapat disebutkan satu persatu.

7.

Keluarga tercinta, Ibu dan Papa, yang telah membesarkan, mendidik dan

bekerja keras untuk memenuhi semua hal yang diberikan kepada Penulis,

BAB II

LANDASAN TEORI

Pada bab kedua ini, memberikan pembahasan tentang teori-teori yang berhubungan dengan perancangan sistem informasi komputerisasi administrasi keuangan MA Mazro’atul Huda Karanganyar Demak. Hal-hal yang dijelaskan yaitu :

2.1.Konsep Dasar Sistem

Pengertian dan definisi sistem pada berbagai bidang berbeda-beda, tetapimeskipun istilah sistem yang digunakan bervariasi, semua sistem pada bidang-bidang tersebut mempunyai beberapa persyaratan umum, yaitu sistem harus mempunyai elemen, lingkungan, interaksi antar elemen, interaksi antara elemen dengan lingkungannya, dan yang terpenting adalah sistem harus mempunyai tujuan yang akan dicapai.

Berdasarkan persyaratan ini, sistem dapat didefinisikan sebagai seperangkat elemen yang digabungkan satu dengan lainnya untuk suatu tujuan bersama.Kumpulan elemen terdiri dari manusia, mesin, prosedur, dokumen, data atau elemen lain yang terorganisir dari elemen-elemen tersebut. Elemen sistem disamping berhubungan satu sama lain, juga berhubungan dengan lingkungannya untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan sebelumnya.

Terdapat beberapa definisi sistem yaitu :

“Sebuah sistem terdiri dari bagian-bagian saling berkaitan yang beroperasi bersama untuk mencapai beberapa sasaran atau maksud”. (Gordon B. Davis : 1984)

“Sistem adalah himpunan dari unsur-unsur yang saling berkaitan sehingga membentuk suatu kesatuan yang utuh dan terpadu”. (Ramond Mcleod (2001).

 

 

2.1.1.Karakteristik Sistem

1.Komponen Sistem

Komponen sistem atau elemen sistem dapat berupa :

a.Elemen-elemen yang lebih kecil yang disebut sub sistem, misalkan sistem komputer terdiri dari sub sistem perangkat keras, perangkat lunak dan manusia

b.Elemen-elemen yang lebih besar yang disebut supra sistem. Misalkan bila perangkat keras adalah sistem yang memiliki sub sistem CPU, perangkat I/O dan memori, maka supra sistem perangkat keras adalah sistem komputer.

1.Batas sistem

Batas sistem merupakan daerah yang membatasi antara suatu sistem dengan sistem yang lainnya atau dengan lingkungan luarnya. Batas sistem ini memungkinkan suatu sistem dipandang sebagai suatu kesatuan. Batas suatu sistem menunjukkan ruang lingkup dari sistem tersebut.

2.Lingkungan luar sistem

Lingkungan dari sistem adalah apapun di luar batas dari sistem yang mempengaruhi operasi sistem. Lingkungan luar sistem dapat bersifat menguntungkan dan dapat juga bersifat merugikan sistem tersebut. lingkungan luar yang mengutungkan merupakan energi dari sistem dan dengan demikian harus tetap dijaga dan dipelihara. Sedang lingkungan luar yang merugikan harus ditahan dan dikendalikan, kalau tidak akan mengganggu kelangsungan hidup dari sistem.

3.Penghubung

Penghubung merupakan media perantara antar subsistem. Melalui penghubung ini memungkinkan sumber-sumber daya mengalir dari satu subsistem ke subsistem lainnya. Output dari satu subsistem akan menjadi input untuk subsistem yang lainnya dengan melalui penghubung. Dengan penghubung satu subsistem

 

 

dapat berinteraksi dengan subsistem yang lainnya membentuk satu

kesatuan.

4.Masukkan

Masukan adalah energi yang dimasukkan ke dalam sistem.

Masukan dapat berupa maintenance input dan sinyal input.

Maintenance input adalah energi yang dimasukkan supaya sistem

tersebut dapat beroperasi. Sinyal input adalah energi yang diproses

untuk didapatkan keluaran.

5.KeluaranKeluaran adalah hasil dari energi yang diolah dan

diklasifikasikan menjadi keluaran yang berguna dan sisa pembuangan. Keluaran dapat merupakan masukan untuk subsistem yang lain atau kepada supra sistem.

6.PengolahSuatu sistem dapat mempunyai suatu bagian pengolah atau

sistem itu sendiri sebagai pengolahnya. Pengolah yang akan merubah masukan menjadi keluaran. Suatu sistem produksi akan mengolah masukan berupa bahan baku dan bahan-bahan yang lain menjadi keluaran berupa barang jadi.

7.Sasaran atau tujuan

Suatu sistem pasti mempunyai tujuan atau sasaran. Kalau suatu sistem tidak mempunyai sasaran, maka operasi sistem tidak akan ada gunanya. Sasaran dari sistem sangat menentukan sekali masukan yang dibutuhkan sistem dan keluaran yang akan dihasilkan sistem. Suatu sistem dikatakan berhasil bila mengenai sasaran atau tujuannya.

2.1.1.Klasifikasi Sistem

1.Sistem abstrak dan sistem fisik. Sistem abstrak adalah sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik. Misalnya sistem teologia, yaitu sistem yang berupa pemikiran- pemikiran hubungan antara manusia dengan tuhan. Sistem fisik

 

merupan sistem yang ada secara fisik misalnya sistem komputer,

sistem akuntansi dan sistem produksi.

2.Sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made system). Sistem alamiah adalah sistem yang terjadi melalui proses alam, misalnya sistem perputaran bumi. Sistem buatan manusia adalah sistem yang dirancang oleh manusia. Sistem buatan manusia yang melibatkan interaksi antara manusia dengan mesin disebut dengan human machine system atau ada yang menyebut dengan man machine system, karena menyangkut penggunaan komputer yang berinteraksi dengan manusia.

3.Sistem tertentu (deterministic system) dan sistem tak tentu (probabilistic system). Sistem tertentu beroperasi tertentu dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi. Inteaksi diantara bagian- bagiannya dapat dideteksi dengan pasti, sehingga keluaran dari sistem dapat diramalkan. Sistem komputer adalah contoh dari sistem tertentu yang tingkah lakunya dapat dipastikan berdasarkan program-program yang dijalankan. Sistem tak tentu adalah sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena mengandung unsur probabilitas.

4.Sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka (open system). Sistem tertutup merupakan sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh oleh lingkungan luarnya. Sistem ini bekerja secara otomatis tanpa adanya turut campur tangan dari pihak diluarnya. Secara teoritis sistem tertutup ada, tetapi kenyataan tidak ada sistem yang benar-benar tertutup yang ada hanyalah relatively closed system (secara relatif tertutup, tidak benar-benar tertutup), sedang sistem terbuka adalah sistem yang berhubungan dan terpengaruh oleh lingkungan luarnya. Sistem ini menerima masukan dan menghasilkan keluaran untuk lingkungan luar atau subsistem yang lainnya, karena sistem sifatnya terbuka dan tepengaruh oleh lingkungan luarnya, maka suatu sistem harus

cv (curriculum vitae)

Curriculum Vitae

Personal Details
Full Name
Sex
Place, Date of Birth
Nationality
Marital Status
Height, Weight
Health
Religion
Address
Mobile
E-mail : Lival Renanda Sutarya
: Male
: Sukabumi, 11 june 1991
: Indonesia
: single
: 171 cm, 55 kg
: Perfect
: Moslem
: Perum Bojong Depok Baru 1, Blok ZT No.3, Cibinong 16913
: 08979024844
:  lival.renanda at gmail.com

Educational Background
1985 - 1991
1991 - 1994
1994 - 1997
1997 - 2001 : Gajahmada Elementary School, Probolinggo
: Junior High School No.1, Probolinggo
: Senior High School No.1, Probolinggo
: Accounting Department at the University of Pancasila, Jakarta
Course & Education
1998 - 1999
1999 - 2002
2004 - 2004 : Computer & Internet Course at Puskom Gilland Ganesha, Jakarta
: English Language Course at LBA Gilland Ganesha, Jakarta
: Tax Course (Brevet A & B) di FAIUP, Jakarta Read the rest of this entry →

E-book GRATIS

E-book adalah singkatan dari Electronic Book atau buku elektronik. E-book tidak lain adalah sebuah bentuk buku yang dapat dibuka secara elektronis melalui komputer. E-book ini berupa file dengan format bermacam-macam, ada yang berupa pdf (portable document format) yang dapat dibuka dengan program Acrobat Reader atau sejenisnya. Ada juga yang dengan bentuk format htm, yang dapat dibuka dengan browsing atau internet eksplorer secara offline. Ada juga yang berbentuk format exe. Read the rest of this entry →

If Conditional

1. True in The Present / Future Time

Form

if + Simple Present, will-Future

Example: If I find her address, I will send her an invitation .

The main clause can also be at the beginning of the sentence. In this case, don’t use a comma.

Example: I will send her an invitation if I find her address .

The function is to show / explain plan, advice, and possibility / probability

For example Read the rest of this entry →

wish

WISH

The use of the verb wish indicates that the speaker wants reality to be different. As in unreal conditionals, the use of a past or past perfect tense verb indicates that the situation is impossible or unlikely. The use of hope, on the other hand, indicates that the speaker believes something is possible.

Wish can also be used with would to express a desire that someone do something differently. Read the rest of this entry →

Sebuah Pesan Untuk Tina Toon

Tina Toon, hmmm..! siapa yang tak mengenal dia..?
gadis belia yang multi talent. artis cilik yang terkenal dengan lagu Bolo-bolo. Dengan gaya khasnya pastinya semua orang mudah mengenalnya. Tapi kini Tina telah beranjak dewasa dan kini dia sudah menginjak usia 17 tahun..! wah… Tina-Toon yang dulu bergaya centil dan lucu, kini berubah menjadi sosok wanita yang anggun dan menarik.
Tapi Tina yang sekarangpun harusnya tetap ceria dan lucu kaya yang dahulu, namun sesuai usianya yang semakin dewasa Tina juga harus bisa lebih berjiwa sosial… karena alangkah sempurnanya kecantikan bila cantik di luar dan cantik di dalam juga tak kalah cantiknya. Tina juga harus mulai merencanakan masadepan,jadilah orang yang dikena dengan kebaikan dan sisi positif dirinya.
Ya saya harap di ultah yang ke 17 ini Tina bisa mulai melakukan segala hal dengan penuh kebaikan.
Umur bukan patokan kedewasaan seseorang, tapi sikaplah yang mencerminkan kedewasaan seseorang. wish you all the best…!

cara menampilkan foto di blogdetik

biar lebih exis lagi di dunia maya, kita bisa tampilkan foto kita pada blog kita, nah foto ini juga bisa langsung terhubung ke facebook,twitter, or ke link mana aja dech…..! dah pada tau belum caranya, kalo belum tau ikuti cara berikut ini…
pertama-tama tentunya anda harus masuk dulu ke blog anda, lalu langkah kedua siapkan foto yang akan di tampilkan di blog anda. setelah itu masuk ke halaman dasboard anda, lalu buka media dan pilih “add new” dan upload foto anda. langkah berikutnya : setelah foto anda berhasil di upload silahkan klik kanan pada foto yang akan di tampilkan dan pilih “copy image location” nah setelah itu silahkan anda buka appearance dan pilih widgets, pilih add text lalu masukan kode seperti berikut… :



.. lalu jangan lupa save.
dan silahkan buka blog anda, dan foto anda akan ditampilkan bila cara yang dilakukan sudah benar..
selamat mencoba…..!

nokia ovi suite

Apakah yang dimaksud dengan Nokia Ovi Suite?

Perangkat lunak Nokia Ovi Suite memberikan akses mudah ke konten telepon Nokia Anda. Nantinya, Nokia Ovi Suite akan menggantikan Nokia PC Suite serta variasinya seperti Nokia Ovi Suite 1.x serta mengintegrasikan fitur utama dari Foto Nokia, Perangkat Pembaruan Perangkat Lunak Nokia, dan Nokia Map Loader.

Apa yang terjadi pada Nokia PC Suite?

<span style=”font-family:Comic Sans

Read the rest of this entry →

writing complain letter

Point of Contact for Complaints Concerning Information Quality
Affected persons who believe that the Bureau of Labor Statistics has disseminated information that does not meet its guidelines or those of the Department of Labor or Office of Management and Budget, and who wish to file a formal complaint may send their complaint by mail, e-mail, or fax to:
Division of Management Systems
Bureau of Labor Statistics
U.S. Department of Labor
2 Massachusetts Avenue, N.E., Room 4080
Washington, D.C., 20212-0001
E-mail:  dataqa at bls.gov
Fax: (202) 691-5111
Complainants should:
• Identify themselves and indicate where and how they can be reached;
• Identify, as specifically as possible, the information in question;
• Indicate how they are affected by the information about which they are complaining;
• Carefully describe the nature of the complaint, including an explanation of why they believe the information does not comply with OMB, Departmental, or agency-specific guidelines; and
• Describe the change requested and the reason why the agency should make the change.
Failure to include this information may result in a complainant not receiving a response to the complaint or greatly reducing the usefulness or timeliness of any response. Complainants should be aware that they bear the burden of establishing that they are affected persons and showing the need and justification for the correction they are seeking, including why the information being complained about does not comply with applicable guidelines.
Appeals Read the rest of this entry →